Kemana lagi kuceritakan rasa ini?
Tentang debar yang tak biasa
Aku terpaksa menapaki jalan yang asing,
bagai penguin terdampar di padang tandus,
menanti salju yang tak pernah turun.
Sebenarnya, cinta itu seperti apa?
Apakah ia seperti induk ayam
merangkul erat, melindungi setiap waktu?
Ataukah seperti burung di angkasa,
melepas dengan sayap terbuka?
Serumit inikah cinta?
Atau hanya hatiku yang terlalu resah,
terjebak dalam tanya tanpa jawab?
Namun satu hal yang kutahu,
cinta bukan sekadar tempat singgah,
ia adalah pengorbanan tanpa pamrih,
seperti laut yang tak pernah lelah
memeluk ombak, meski berkali pecah.

🤍
BalasHapus