Puisi tentang kesedihan


Tulisan Terakhir Tentangmu?


Kau, wanita di balik buku-buku

Yang dulu kupuja sepenuh rindu

Kau, mawar putih dari taman yang bisu

Yang kuanggap paling indah di antara yang berlalu

Kau, gadis Melayu,

Elok dan anggun, sebagaimana katanya waktu itu


Namun kini,

Mengapa tiap larikku justru penuh pilu?

Kapan terakhir kutulis

Tentang tawa yang tak semu?


Mungkin,

Kau tetap wanita di balik buku-buku

Namun tak sehangat damainya perpustakaan itu

Kau memang mawar putih yang berbeda

Namun durimu lebih tajam dari luka

Kau, gadis Melayu

Namun tak seramah tutur margamu


Dan aku...

Entah apa lagi yang harus kutulis

Mungkin inilah akhirnya,

Tulisan terakhirku tentangmu

Di antara buku-buku, mawar putih, dan kenangan yang bisu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Melody cinta

Senandung mu merdu puan Tapi aku bukanlah pendengar yang baik Melody mu bagaikan angin musim hujan Hangat menyapa, namun tak bisa ku sambut ...