mengirim tautan video,
sesuatu yang viral,
sesuatu yang harusnya lucu.
Aku tertawa kecil,
menunggu jeda,
menunggu balasan,
menunggu......
Tapi kau,
acuh.
Diam.
Tak ada suara, tak ada tawa.
Seperti berbicara dengan batu,
aku mengetuk,
aku berdeham,
aku bertanya dalam hati:
salahkah aku bercanda?
Atau hanya aku yang excited sendiri?
Tiba-tiba, hening terasa lebih panjang,
lebih dalam,
lebih menusuk dari sekadar candaan yang tak kau tanggapi.
Aku meragu,
kau tetap membatu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar