Puisi tentang cinta


Salatiga, 14 April 2025

Hujan berderu, menggetarkan langit

Daun-daun gemetar, tak kuasa menampung air yang tumpah

Petir menyalak, menyayat angin

Membuat langkah-langkah memilih diam dalam ruang


Aku duduk di pinggir jendela kelas

Menatap derasnya hujan yang jatuh tanpa kompromi

Setangkai rokok membara di jemari

Segelas teh manis menghangatkan sunyi

Aku diam…

Tenggelam dalam benak yang riuh

Mencari makna paling sunyi dari kata "cinta"


Apakah cinta itu

Saat kita bersikap baik tanpa syarat?

Ataukah saat kita memberi tanpa pernah diminta?

Mungkinkah cinta adalah kebebasan

Yang membiarkan jiwa tumbuh tanpa belenggu?


Pertanyaan-pertanyaan itu

Berkelindan seperti kabut di jendela

Mengaburkan pandang

Membuatku pusing,

Tapi tak bisa berhenti memikirkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Melody cinta

Senandung mu merdu puan Tapi aku bukanlah pendengar yang baik Melody mu bagaikan angin musim hujan Hangat menyapa, namun tak bisa ku sambut ...